Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Deny Mardiono, Senin (25/4/2022).
Deny menyampaikan bahwa penyeberangan atau pelayaran aman selama berada di luar radius lima kilometer dari Anak Krakatau.
Baca Juga:
Gunung Semeru Kembali Erupsi Empat Kali dengan Letusan Capai 1,2 Kilometer Jumat Pagi
Arus mudik pun disebut tak akan terganggu oleh letusan ini.
"Jelang Idulfitri, untuk jalur-jalur pelayaran dan penyeberangan baik melalui selat maupun Pelabuhan Merak ke Bakauheni aman dari letusan Gunung Anak Krakatau di luar radius lima kilometer," kata Deny dalam rapat koordinasi lintas-intansi tentang pengamanan Idulfitri 1443 H di Polda Banten sebagaimana dikutip Antara.
“Para pemudik yang akan menyeberang ke Bakauheni dari Pelabuhan Merak aman di luar radius lima kilometer. Erupsi Gunung Anak Krakatau kemarin tidak memengaruhi ketinggian muka air laut," katanya.
Baca Juga:
Gunung Ayli Gubbi di Ethiopia Aktif Setelah Tidur 12.000 Tahun, Pakar ITB Beri Warning
Deny menyebut material vulkanis yang berpotensi sampai di jalur pelayaran hanya abu vulkanis. Itu pun tidak pasti, tergantung arah dan kecepatan angin.
Ia menambahkan, aktivitas seismik Gunung Anak Krakatau mengalami penurunan. Menrutunya, amplitudo tremor mengecil pada kisaran 4-50 mm, umumnya ada di tingkat 10 mm.[jef]