Gorontalo. WahanaNews.co - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII Merdeka Mayjen TNI Legowo W.R Jatmiko menyampaikan bahwa prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) khususnya yang ada di Provinsi Gorontalo, agar bisa bertani.
"Saya harap seluruh prajurit dapat memanfaatkan lahan kosong yang tersedia untuk bercocok tanam," katanya di Gorontalo, Rabu.
Baca Juga:
Perwira Danton Jadi Tersangka Kasus Kematian Prada Lucky, TNI AD Pastikan Proses Hukum Jalan Terus
Menurutnya bahwa hal itu patut diterapkan kepada setiap prajurit yang bertugas di wilayah jajaran Komando Resor Militer (Korem) 133 Nani Wartabone Provinsi Gorontalo.
"Ini juga untuk mendukung program Ketahanan Pangan Nasional khususnya di Provinsi Gorontalo," kata Pangdam.
Ia mengatakan bahwa Provinsi Gorontalo sebagian besar wilayahnya memiliki lahan pertanian, dan bukan daerah yang berada di perbatasan antar negara.
Baca Juga:
Perwira TNI Jadi Tersangka Tewasnya Prada Lucky, Kadispenad: Sengaja Izinkan Kekerasan
Menurutnya, selain menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, prajurit TNI AD harus bisa menimbulkan rasa memiliki terhadap daerah.
"Manfaatkan sumber daya alam yang tersedia. Apalagi Gorontalo merupakan daerah pertanian, jadi prajurit harus bisa bertani. Jangan sampai di sini daerah pertanian tapi prajurit-nya menambang. Itu salah, nanti akan ribut," kata Pangdam XIII Merdeka.
Ia mengatakan bahwa lahan pertanian di Provinsi Gorontalo tergolong sangat luas sehingga bisa dimanfaatkan oleh personel khususnya Korem 133 Nani Wartabone beserta jajaran, untuk bercocok tanam seperti menanam jagung, padi dan komoditas pertanian lainnya.
"Pertanian itu untuk kehidupan manusia. Di Indonesia sangat enak, bak tongkat kayu dan batu jadi tanaman bahkan tumbuh subur di tanah air kita ini," imbuhnya.[ss]