WahanaNews-Gorontalo | PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (UIW Suluttenggo) menjamin keandalan pasokan dan jaringan listrik selama pelaksanaan Paskah Nasional 2022 di Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
General Manager PLN UIW Suluttenggo, Leo Basuki, di Manado, Rabu, menjelaskan pihaknya terus memastikan tersedianya pasokan listrik yang andal dengan menghadirkan layanan tanpa kedip.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Apresiasi Komitmen Pemerintah Dukung Energi Terbarukan dengan Beri Waktu 30 Tahun Perjanjian Jual Beli Listrik EBT ke PLN
"Apresiasi kami berikan atas dukungan dan kerja sama dari seluruh pihak yang menyukseskan event tahunan ini. Hal ini tak lepas dari komitmen seluruh insan PLN untuk terus mengajak keandalan pasokan listrik selama acara berlangsung," kata Basuki.
Untuk mengamankan gelaran Paskah Nasional 2022 di Provinsi Sulawesi Utara, PLN mengerahkan 60 personil yang terdiri 21 personil bagian jaringan dan 28 personil bagian pembangkitan serta 11 personil tambahan dari Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Tahuna dan Unit Induk Wilayah Suluttenggo, yang disebar ke seluruh lokasi pelaksanaan Paskah.
Keseluruhan personil bersiaga menjaga keandalan sistem kelistrikan Paskah Nasional 2022 mulai dari 10 Mei 2022 hingga agenda terakhir yaitu pencanangan gerakan pembangunan daerah perbatasan yang rencana akan dilaksanakan pada 23 Mei 2022 nanti.
Baca Juga:
Tarif Listrik April 2025 Tidak Naik, Ini Alasannya!
Selain itu, PLN turut menyiagakan Genset Mobile sebanyak lima unit yang masing-masing berkapasitas 280 dan 100 kW di lokasi utama (Lapangan Pemerintahan), 100 kW di lokasi penginapan VIP (Rumah Kediaman Bupati), 17 kW di lokasi VIP Polres Talaud, serta 5,5 kW di lokasi VIP Bandara.
PLN juga memastikan ketersediaan pasokan listrik di Kabupaten Talaud tetap mencukupi kebutuhan listrik selama acara berlangsung.
Saat ini, sistem kelistrikan Melonguane memiliki daya mampu sebesar 3,3 MW dengan beban puncak 2,4 MW sehingga terdapat cadangan daya sebesar 0,9 MW. Sedangkan, beban puncak kelistrikan selama gelaran Paskah Nasional 2022 ini diprediksi mencapai 2,7 MW.
Menurut rencana, acara puncak perayaan Paskah Nasional 2022 turut dihadiri oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Laoly, Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey berserta jajaran pemerintah daerah setempat, serta unsur perwakilan Gereja-Gereja yang ada di Indonesia.[jef]