Sebelumnya, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengimbau supaya masyarakat tetap berhati-hati atas naiknya status Gunung Anak Krakatau.
Masyarakat juga dialarang mendekat dengan radius 5 Km dari GAK, Pasalnya, terdapat bahaya potensi longsor yang timbul dari erupsi Gunung Anak Krakatau
Baca Juga:
Gelombang 2,5 Meter Intai Laut NTT, Nelayan Diminta Waspada hingga 14 Januari
Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Hendra Gunawan mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait status naiknya Anak Gunung Krakatau dari level waspada menjadi siaga.
"Badan Geologi terus melakukan berkoordinasi dengan BMKG karena terdapat bahaya dari erupsi Gunung Anak Krakatau yaitu bahaya longsor," ucap dia.
Ia melanjutkan, mengingat kondisi tubuh Gunung Anak Krakatau saat ini masih terbilang cukup kecil, maka potensi longsor gunung berapi ini diharapkan tidak begitu besar.
Baca Juga:
Banjir Terjang Halmahera Barat, Dua Warga Meninggal dan Ribuan Jiwa Terdampak
Maka dari itu, ke depan Badan Geologi akan terus melakukan sejumlah evaluasi mengenai potensi bahaya dari longsor tersebut. [jef]