Selain itu, menanggapi isi edaran bahwa ada pemberian bonus untuk polisi yang mendapati masyakarat memberikan "uang damai" saat ditilang pun tidak benar.
Karena pungli merupakan tindakan pidana, jadi pemberi ataupun penerima akan dikenakan sanksi.
Baca Juga:
Wakil Bupati Dairi Diduga Lakukan Obstruction of Justice, Supri Darsono S : Rekaman CCTV Kasus Penganiayaan Hilang dari DVR
"Di edaran (yang disebarkan) bagian bawahnya terkait masalah pungli, kalau ada sayembara dan mendapatkan hadiah itu juga hoaks," tegasnya.
Dikatakannya, saat ini pembayaran denda tilang sudah melalui bank dan bukan kepada petugas.
Hal ini, kata dia, tentu saja untuk meminimalisir pungli.
Baca Juga:
Terjerat Narkoba dan Pencabulan Anak, Legislator Desak Polri Pecat Kapolres Ngada Nonaktif
Untuk itu kepada masyarakat, Kasatlantas ingatkan untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan selalu mengkonfirmasi terlebih dahulu kepada petugas jika mendapatkan informasi yang belum jelas kebenarannya sebelum disebarluaskan.
"Kita bijak dalam menggunakan media sosial, jangan lewat tangan kita sendiri ikut menyebarkan berita hoaks," tandasnya. [jef]