“Informasi yang kita dapat, korban ini pamit ke keluarganya sekitar jam 10 pagi, untuk pergi ke rumah temannya, tapi tidak disebutkan siapa temannya itu,” ungkapnya.
“Rencananya korban akan di kebumikan besok pagi. Otopsi tidak dilakukan karena keluarga tidak memang keberatan. Kata anaknya, korban memang sering pikun,” imbuhnya
Baca Juga:
Pemkab Pohuwato Usulkan Perbup Pengelolaan Mangrove untuk Lindungi Ekosistem Pesisir Daerah
Jasad Berhasil Diidentifikasi
Setelah dilakukan identifikasi, jasad tersebut diketahui bernama Kidi (70), warga Desa Manunggal, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato.
Setelah berhasil diidentifikasi, pihak keluarga menolak untuk diautopsi.
Baca Juga:
Polda Gorontalo Periksa Tujuh Saksi Terkait Dugaan Hambat Aktivitas Pertambangan Pohuwato
"Identitas korban sudah berhasil kami identifikasi. Namun keluarga menolak untuk diautopsi," ungkap Kanit Reskrim Polsek Randangan Aipda Abdul R. Ibrahim.
"Jenazah sudah kami serahkan ke pihak keluarga," kata Ibrahim.[jef]