Kepala Dinas Pariwisata Gorontalo Ariyanto Husain menjelaskan Festival Green Tumbilotohe 2024 merupakan tahun pertama sekaligus percobaan karena budaya Tumbilotihe beberapa tahun terakhir sudah melekat pada penggunaan listrik dan minyak tanah.
Maka untuk mengembalikan hal tersebut memerlukan proses, Tumbilotohe harus kembali ke zaman kearifan lokal, keindahan, tapi tetap menjaga lingkungan.
Baca Juga:
Puluhan Komunitas di NTT Tunjukan Berbagai Solusi Krisis Iklim di Gelaran Pesta Raya Flobamoratas
"Sebagai laporan pak gubernur dan ibu deputi, kegiatan ini diikuti oleh seluruh kabupaten/kota. Jadi kolaborasi penyelenggaraan festival ini adalah bentuk dukungan pemerintah daerah juga, terhadap ide besar mengembalikan Tumbilotohe yang sebenarnya," katanya.
Festival ini berlangsung selama tiga hari, dimulai dari 6 hingga 8 April 2024 dengan mengikuti tradisi Tumbilotohe yaitu di tiga hari menjelang Hari Raya Idul Fitri.
[Redaktur: Patria Simorangkir]