GORONTALO.WAHANANEWS.CO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo, Provinsi Gorontalo, mendukung pelaksanaan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat guna mengantisipasi berbagai risiko keuangan di era digital.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur di Gorontalo, Kamis (11/6/2026), mengatakan pemahaman literasi keuangan menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Baca Juga:
OJK Panggil Solusiku, Cara Tagih Konsumen Jadi Sorotan Serius
"Kalau masyarakat tidak dibekali dengan literasi keuangan yang baik, mereka rentan terjebak dalam berbagai persoalan finansial seperti pinjaman online ilegal, investasi bodong hingga judi online," katanya.
Menurutnya, Gencarkan 2026 merupakan langkah strategis untuk mempercepat peningkatan literasi dan inklusi keuangan secara nasional melalui kolaborasi pemerintah daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta lembaga jasa keuangan.
Program tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata terhadap perubahan perilaku masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam mengelola keuangan secara bijak.
Baca Juga:
Pinjol Belum Aman, OJK Ungkap 8 Penyelenggara Bermasalah Modal dan Kredit Macet
"Pemerintah daerah mendukung penuh inisiatif Gencarkan 2026, agar benar-benar memberikan manfaat dan mendorong masyarakat lebih cerdas dalam mengelola keuangan," katanya.
Kepala OJK Provinsi Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara Robert H P Sianipar mengatakan kolaborasi antara pemerintah daerah, OJK dan lembaga jasa keuangan menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan edukasi keuangan kepada masyarakat.
Berdasarkan hasil survei terbaru, tingkat literasi keuangan nasional mencapai 66,46 persen, sedangkan tingkat inklusi keuangan telah mencapai 80,51 persen.