Robert mengatakan kondisi tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan antara pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan dengan tingkat penggunaannya.
"Kegiatan ini diharapkan dapat terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan sehingga pada akhirnya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat," kata Robert.
Baca Juga:
OJK Panggil Solusiku, Cara Tagih Konsumen Jadi Sorotan Serius
Pelaksanaan Gencarkan 2026 menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun masyarakat yang lebih cerdas dan bijak, dalam memanfaatkan layanan keuangan formal serta terhindar dari praktik-praktik keuangan ilegal yang merugikan.
[Redaktur: Patria Simorangkir]